Senin, 26 Mei 2014

Keadilan

Jakarta(26/5). Adil berasal dari bahasa Arab yang berarti berada di tengah-tengah, jujur, lurus, dan tulus. Secara terminologis adil bermakna suatu sikap yang bebas dari diskriminasi, ketidakjujuran. Dengan demikian orang yang adil adalah orang yang sesuai dengan standar hukum baik hukum agama, hukum positif (hukum negara), maupun hukum sosial (hukum adat) yang berlaku.
sebenarnya adil ini banyak dalam kehidupan keseharian kita sebagai contoh:

1. keadilan di Pasar(jual beli)

bersikap adil dengan pembeli seperti hal dalam menimbang barang yang dibeli oleh konsumen

2. Tidak Rasisme
Bersikap adil terhadap seluruh orang tidak memandang asal keluarga,Agama,Golongan,dll

itu merupakan sebagian kecil contoh bersikap adil. 
(asrofi lazuardi(21113446)

Kebudayaan yang Harus di Budayakan

Jakarta(26/5). Kebudayaan yang sudah diwariskan dari "nenek buyut" kita. merupakan hal yang baik. yang harus di pertahan kan, merupakan tugas kita bersama agar kebudayaan tersebut dapat dikenal oleh anak muda selaku penerus generasi Bangsa kita dan diterapkan oleh mereka.
Berikut adalah "Kebudayaan yang Harus di Budayakan":

1. Cium Tangan kepada Orang Tua

Tidak sedikit remaja sekarang yang sudah jarang untuk melakukan Cium Tangan terutama kepada orang tua mereka sendiri. padahal hal ini bisa dikatakan penting sebagai meminta ridho orang tua sebelum kita melakukan kegiatan. jadi apakah anda sudah melakukannya???

2. Senyum Sapa
Dimasa sekarang, Terutama di kota kota besar mereka hidup lebih ke arah "individualisme". jarang diantara mereka yang sekedar untuk senyum sapa.walaupun mereka tinggal bersebelahan(tetangga). jelas pada ajaran Agama Islam yang dikatakan:
“Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturrahmi”. [HR Bukhari 5984 dan Muslim 2556].
begitulah betapa pentingnya menjaga silaturrahmi salah satunya dengan Senyum Sapa(salam). maka jangan malu atau ragu untuk senyum dan sapa terhadap orang lain. 

3. Penggunaan Tangan Kanan
Bilamana diluar Negeri bukan suatu hal yang harus di permasalahkan dalam penggunaan tangan kanan maupun kiri. Tetapi berbeda dengan Kebudayaan kita yang mengajarkn untuk berjabat tangan,memberi barang,makan atau pun minum, maupun menerima barang.

4. Musyawarah
Berbicara kembali tentang sebagian masyarakat Perkotaan besar di Indonesia. satu hal ini merupakan hal yang sudah bisa dikatakan mulai berkurang.kebanyakan penduduk kota lebih memikirkan ego nya masing masing,memamerkan segalanya, bahkan yang terparah saling sikut untuk menjatuhkan. berbeda halnya dengan daerah kecil seperti di pedesaan yang justru sangat menghargai pendapat orang lain. dan bermusyawarah dengan sebenarnya dengan tujuan mencapai hasil yang mufakat. maka tidak ada salahnya kita selaku anak muda untuk meneruskan Kebudayaan yang baik dari luhur kita untuk bermusawarah dalam menyelesaikan masalah.

5. Gotong Royong

satu lagi Kebudayaan yang hampir hilang dimakan jaman merupakan gotong royong, yang biasanya dilakukan oleh seluruh warga untuk membangun fasilitas umum(semisal jalan,masjid,maupun poskamling). banyak masyarakat sekarang terutama pada remaja yang lebih memilih dirumah atau lebih memilih bermain dengan teman ketimbang membantu dalam hal gotong royong.  Padahal hal ini merupakan hal yang penting dijaman dahulu. kekompakan juga merupakan salah satu kunci kita dapat merdeka dari penjajahan. kalau kalian malu melakukan hal ini seharusnya kalian malu karena saling menolong adalah hal yang keren.

itulah sebagian dari beberapa kebudayaan kita yang harus dijaga dan dibudayakan.
(Asrofi Lazuardi(21113446))


Minggu, 25 Mei 2014

cinta kasih

jakarta(26/5).Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
cinta kasih bisa terjadi dimana saja dan oleh siapa saja. contoh kecil penulis memberikan contoh sebuah cinta kasih antara (ibu)kucing terhadap anaknya.

itu merupakan salah satu contoh cinta kasih yang ada.
bahkan di dalam Riwayat lain dikatakan:
“Sesungguhnya Allah Ta’ala mempunyai 100 rahmat dan Ia turunkan 1 di antara 100 rahmat itu untuk semua jin, manusia, binatang dan serangga di mana dengan satu rahmat itulah mereka saling berkasih-sayang, dan dengan 1 rahmat itulah binatang buas mempunyai rasa kasih-sayang terhadap anaknya. Adapun rahmat yang  99 itu Allah simpan untuk diberi nanti pada hari kiamat sebagai rasa kasih-sayang terhadap hamba-hamba-Nya”. (Riwayat Bukhari dan Muslim)
(Asrofi Lazuardi(21113446))